Pages

Kurendam Tangis Dalam Lautku

Kucelupkan mukaku ke dalam rimba gerimis, dari doa-doamu
di sepanjang jalan itu, tak kutemukan sunyi, nafas
yang ditindih peradaban dan sukma yang selalu merintih.
bersujud di pinggiran jalan, hingga memar wajahku.
o, begitu pucat mimpiku. begitu gemetar ...

Kuhanyutkan sukma ke dalam deru gelombang zikir,
sambil memungut butiran bunga di tebing-tebing
yang mencuramkan hatiku. di mana kau simpan mukaku,
ketika hujan mencurahkan butiran gerimis
ke dalam tidurmu?

Akan kurendam tangis dalam lautku, bersama sudut-sudut
bintang dan bukit-bukit rembulan, akan kurangkai
dan kujadikan bunga. untukmu,
kukalungkan bunga-bunga tafakur dan tahajudku

0 comments:

Posting Komentar