Pages

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

A Prayer

Tuhanku...
Aku berdo'a untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku
Seseorang yang sungguh mencintaiMu lebih dari segala sesuatu
Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau
Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMu

Wajah tampan dan daya tarik fisik tidaklah penting
Yang penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau
dan berusaha menjadikan sifat-sifatMu ada pada dirinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup sehingga hidupnya tidaklah sia-sia

Seseorang yang memiliki hati yang bijak tidak hanya otak yang cerdas
Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormatiku
Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi juga dapat menasihatiku ketika aku berbuat salah

Seseorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tapi karena hatiku
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika aku di sisinya

Tuhanku...
Aku tidak meminta seseorang yang sempurna namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna,
sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu
Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya
Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna

Tuhanku...
Aku juga meminta,
Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sekedar cintaku

Berikanlah sifat yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMu
Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana, mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk dirinya setiap pagi

Beda antara suka, cinta, dan sayang

Dihadapan orang yang kau cintai,
musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah
Dihadapan orang yang kau sukai,
musim dingin tetap saja musim dingin hanya suasananya sedikit lebih indah

Dihadapan orang yang kau cintai,
jantungmu tiba-tiba berdebar lebih cepat
Dihadapan orang yang kau sukai,
kau hanya merasa senang dan gembira saja

Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau cintai, matamu berkaca-kaca
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau sukai, engkau hanya tersenyum saja

Dihadapan orang yang kau cintai, kata-kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam
Dihadapan orang yang kau sukai, kata kata hanya keluar dari pikiran saja

Jika orang yang kau cintai menangis, engkaupun akan ikut menangis disisinya
Jika orang yang kau sukai menangis, engkau hanya menghibur saja

Perasaan cinta itu dimulai dari mata,
sedangkan rasa suka dimulai dari telinga
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang,
cukup dengan menutup telinga.

Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari orang yang kau cintai,
cinta itu berubah menjadi tetesan air mata
dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama

Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta ada perasaan yang lebih mendalam.
Yaitu rasa sayang....
rasa yang tidak hilang secepat rasa cinta.
Rasa yang tidak mudah berubah.

Perasaan yang dapat membuatmu berkorban untuk orang yang kamu sayangi.
Mau menderita demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi.

Cinta ingin memiliki.
Tetapi Sayang hanya ingin melihat orang yang disayanginya bahagia
walaupun harus kehilangan

Rumputan Biru

Kaudengar
rumputan biru membisikkan rindu laut pada gugur daun
memeram bintang dalam gelisah
merendam bulan dalam rindu

Kudengar
engkau dari sepi dan gugur daun
di antara goncangan-goncangan kecil
yang menuntun hidupku ke rimba-rimba rindu

Dari rimba-rimba rindu, rumputan mendesir
mengalunkan kasidah hujan
hingga sekujur tubuhku menderaskan keringat matahari
engkau menengadah ke udara, dan di jauhan kulihat
bisik rumputan jadi hijau: di mana lagikah matahari
akan membenamkan bayang-bayang wajahku?

Kurendam Tangis Dalam Lautku

Kucelupkan mukaku ke dalam rimba gerimis, dari doa-doamu
di sepanjang jalan itu, tak kutemukan sunyi, nafas
yang ditindih peradaban dan sukma yang selalu merintih.
bersujud di pinggiran jalan, hingga memar wajahku.
o, begitu pucat mimpiku. begitu gemetar ...

Kuhanyutkan sukma ke dalam deru gelombang zikir,
sambil memungut butiran bunga di tebing-tebing
yang mencuramkan hatiku. di mana kau simpan mukaku,
ketika hujan mencurahkan butiran gerimis
ke dalam tidurmu?

Akan kurendam tangis dalam lautku, bersama sudut-sudut
bintang dan bukit-bukit rembulan, akan kurangkai
dan kujadikan bunga. untukmu,
kukalungkan bunga-bunga tafakur dan tahajudku

Bernapaslah Pada Ombak

Bernapaslah pada ombak
Karena danau terlanjur menyimpan buih,
Membendung gelombang zaman,
Dan menghanyutkan doa.
Dari bukit sukmamu
Batu-batu pun hanyut ke dalam sujud muara,
Memadatkan tangis benua
Dari dasar laut,
Ombak membangun gelora malam.
Lampu-lampu nelayan menggeliat,
Jadi bintang di keluasan matamu,
Mengedipkan mata ikan pada kail dan jala
Yang mulai cemas menunggu
Di sini, lumpur menghampar,
Menenggak air sembahyang dari cangkir-cangkir kecemasan.

Kerendahan Hati

Hatiku... jujurlah...
Kalau engkau tak sanggup menjadi cemara yang kokoh di puncak bukit
jadilah saja belukar yang teguh di tepi jurang
Belukar itu senantiasa istiqomah dalam perjuangannya untuk hidup
Ia belajar dari kesehariannya untuk mendewasakan batangnya,
batangnya yang menyanggahnya untuk tidak masuk ke dalam jurang

Hatiku...ketahuilah!!!
Ternyata untuk menjadi belukar saja itu tidak mudah!!!
Belukar harus ikhlas agar ia tak iri pada cemara
Belukar harus tawadhu agar ia tak sombong pada rumput
Belukar tetap belukar sampai ia bisa berjumpa dengan Penciptanya

Kalau engkau tak sanggup jadi belukar...jadilah saja rumput,
tetapi rumput yang senantiasa memperkuat pinggiran jalan

Kalau engkau tak sanggup menjadi langit...jadilah saja bumi,
tetapi bumi yang setia dan ikhlas untuk dipijaki oleh setiap manusia.

Tidak semua insan sanggup berbuat seperti pengemis yang tawadhu',
izzahnya tinggi walau orang lain merendahkannya
karena ia mempunyai HATI sehingga dekat dengan sang Robbi...

Sahabat

Sahabatku adalah tetesan embun pagi
yang jatuh membasahi kegersangan hati
hingga mampu menyuburkan seluruh taman sanubari
dalam kesejukan

Sahabatku adalah bintang gemintang malam di angkasa raya
yang menemani kesendirian rembulan yang berduka
hingga mampu menerangi gulita semesta
dalam kebersamaan

Sahabatku adalah pohon rindang dengan seribu dahan
yang memayungi dari terik matahari yang tak tertahankan
hingga mampu memberikan keteduhan
dalam kedamaian

Wahai angin pengembara
kabarkanlah kepadaku tentang dirinya

Sahabatku adalah kumpulan mata air dari telaga suci
yang jernih mengalir tiada henti
hingga mampu menghapuskan rasa dahaga diri
dalam kesegaran

Sahabatku adalah derasnya hujan yang turun
yang menyirami setiap jengkal bumi yang berdebu menahun
hingga mampu membersihkan mahkota bunga dan dedaun
dalam kesucian

Sahabatku adalah untaian intan permata
yang berkilau indah sebagai anugerah tiada tara
hingga mampu menebar pesona jiwa
dalam keindahan

Wahai burung duta suara
ceritakanlah kepadaku tentang kehadirannya